"Dalam HUT ini kita berupaya menampilkan Kepulauan Seribu dengan berbagai potensinya. Berbagai kegiatan itu digelar untuk menyerap aspirasi warga, jadi yang punya kepulauan ini yang merayakanya," ujar Bupati Kepulauan Seribu, Achmad Ludfi, Kamis (4/11).
Untuk itu, Ludfi menekankan jika perayaan nantinya bukan semata milik Pemkab Kepulauan Seribu saja, tapi juga milik warga. Terlebih, dalam perayaan kali ini berpijak kepada perayaan yang berbasis komunitas dan masyarakat. Bahkan, tepat pada 9 November nanti warga dari tingkat RT dan RW akan menggelar syukuran atau lomba guna merayakan HUT.
"Saya tekankan sekali lagi HUT ini bukan cuma milik pemerintah, tapi milik semua warga Kepulauan Seribu. Jadi mari kita rayakan HUT ini dengan bersama-sama menjaga budaya bahari pulau kita," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum menginjak hari puncak pada 9 November mendatang, HUT Kepulauan Seribu tahun ini digelar sejumlah kegiatan. Rangkaian kegiatan itu, yakni kerja bakti di Pulau Karya yang telah dilaksanakan pada 26 Oktober lalu.
Selanjutnya lomba mancing yang akan digelar di kawasan gedung Gelanggang Olahraga (Gelora) Bahtera Jaya, Jakarta Utara pada 6 November mendatang. Berikutnya pada Senin, 8 November 2010 akan dilaksankan sejumlah kegiatan seperti Pekan Olahraga Remaja (POR), Lomba PKK, dan turnamen sepakbola Bupati Cup 2010.
Dan puncaknya, 9 November akan digelar senam kesehatan jasmani (SKJ) massal yang melibatkan hingga ratusan peserta. Dan juga dilaksanakan lomba seni dan budaya seperti lomba Marawis dan Qosidah.
Dilanjutkan dengan sejumlah aksi dan lomba, seperti aksi tanam pohon, aksi tanam karang, lomba masak untuk kedutaan, dan lomba berenang antar pulau, serta karnaval perahu hias.