"Kita akan bangun rumah makan di atas air yang menyediakan menu kuliner khas pulau itu seperti kepiting rajungan, ikan bakar dan tak lupa pepes ikan teri nasi," ujar Camat Kepulauan Seribu Selatan, Satriadi Gunawan kepada beritapulauseribu.com, Jumat (5/11).
Camat mengatakan, seperti halnya wisata pemukiman di Pulau Untung Jawa atau Pulau Tidung yang lebih dulu memiliki segmen pasar wisata, Pulau Lancang juga mempunyai keunggulan tersendiri. "Selain pulau ini memiliki kelebihan dibidang kuiner, letaknya yang dekat dengan daratan sehingga perairannya tidak terlalu dalam. Perairan seperti itu cocok dengan wisata pemancingan," kata Satriadi.
Dalam mengembangkan wisata di Pulau Lancang, Satriadi yang pernah bertugas di pulau tersebut sebagai Lurah Pulau Pari, mengatakan, menggunakan konsep pengembangan wisata berbasis masyarakat dan komonitas. "Masyarakatnya harus juga berperan, karena pola pengembangan wisata kuliner dan pemancingan ini harus mendapat dukungan dari warga setempat," katanya.
Sementara ini, sambung dia, kelurahan bersama masyarakat telah merintis embrio wisata seperti pembangunan jembatan di hutan bakau dan penataan pantai di area belakang pulau. Sedangkan untuk akses transportasi yang melayani pulau itu kini telah meningkat. "Potensi dan sejumlah fasilitas sudah ada, kita optimis pulau ini akan kembali menjadi lokasi wisata bahari yang diminati seperti Pulau Untung Jawa dan Pulau Tidung," tandas Satriadi.