Ya, sashimi ikan bawal bintang racikan PT Lucky Samudera di Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, rasanya bikin lidah meradang. Irisan daging ikan kualitas ekspor ini terasa mantap bila dimakan bersama penyedap seperti kecap asin, parutan jahe, dan wasabi.
"Daging ikan segar, rasanya lebih prima di lidah," ujar Riki, salah seorang karyawan PT Lucky Samudera yang menghidangkan satu porsi sashimi bawal bintang lengkap dengan kecap asin dan wasabi.
Menurut warga Pulau Kelapa yang telah lima tahun bekerja di perusahaan budidaya ikan bawal bintang ini, membuat sashimi awalnya hanya penasaran melihat orang Jepang gemar menyantap makanan laut mentah.
Karena itu, dia mencoba dan hasilnya cukup digemari oleh sesama teman kerjanya. "Ini hidangan wajib saat tamu datang ke sini. Pokoknya tamu harus mencicipi," ujarnya lagi.
Untuk diketahui, kebiasaan memakan potongan daging segar tanpa dimasak adalah sama tuanya dengan sejarah manusia, tapi kebiasaan ini bisa berlanjut atau hilang tergantung pada kondisi lingkungan tempat tinggal.
Jepang merupakan negara kepulauan dengan hasil laut segar yang dapat dinikmati sepanjang tahun, sehingga kebiasaan menikmati makanan laut segar tanpa dimasak terus berlanjut. Ada juga pendapat yang mengatakan kata Sashimi berasal dari kata Namashishi (daging mentah) atau Namasuki (potongan segar). (Zaini Mifta)